Langsung ke konten utama

7 Hari, 4 Negara, 3 Jutaan (Episode 8 : Hanoi yang kece)

Ho Chi Minh Mausoleum
    Setelah Hari ini gagal ke halong Bay, hari ini gw merubah itinerary. Hari ini gw dan bu istri akan menjelajah Hanoi khususnya seputaran old quarter. Sebelumnya gw mencoba sarapan di Hotel.

RESTORAN HOTEL KECE DENGAN STAFF YANG RAMAH

Restoran di Splendid Jupiter Hotel ini kece abis. Terletak di lantai paling atas, yaitu lantai 8, restoran hotel ini menyuguhkan pemandangan city view Hanoi dan Hanoi Cathedral. Kekurangannya Cuma satu, yaitu kecil banget, mejanya Cuma ada 4.

Kejutannya, menu disini disajikan buffet yang cukup lengkap, mulai dari jenis roti dengan berbagai macam selai, juga ada buah-buahan yang banyak. Kerennya lu bisa nambah mesen makanan yang ada di buku menu, mulai dari banh mi (sandwich khas Vietnam), pho (mie khas Vietnam), sampai omelet dengan berbagai macam toping, tapi ya itu, gak halal semua.

Staf yang menjaga restoran ini Cuma ada satu, namanya Michel. Orangnya ramah abis, dia bakal ngobrol panjang sama tamu-tamu, mulai dari nanya gimana kualitas makanan, mau nambah atau gak, sampai nanya-nanya tempat wisata menarik apa aja yang ada di Negara lo. Si Michel ini nanya-nanya tentang bali sama gw, jawaban gw ya sekenanya aja karena terakhir gw ke bali yaitu saat kelas 5 SD atau 15 tahun yang lalu. 

View dari restaurant

Dari ngobrol sama si Michel ini gw jadi tau kalo hampir semua tempat wisata di Hanoi itu tutup pada hari senin, dimana menurut itinerary harusnya gw menjelajah Hanoi pada hari senin. Berarti gw beruntung karena gagal ke Halong Bay hari ini, fuihhh.

SHIN CAFÉ, TOUR TRAVEL PASARAN DI HANOI

Kenapa gw bilang pasaran, karena hampir semua tour travel yang gw lihat pake nama ini. entah karena pemiliknya sama dan punya cabang banyak, atau plagiat.

Setelah sarapan, gw beli paket tour halong bay di tour travel ini, lokasinya hanya beberapa bangunan di kanan hotel. Saat pertama dateng, lagi-lagi gw ditawarin paket deluxe, tapi karena gw udah tau bedanya makanya gw tanya paket regular aja. Pertama dia ngasih harga 27 USD, over budget si tapi masih masuk akal. Tapi lagi-lagi tawaran dia gw tolak dan gw nawar untuk ngasih harga 25 USD.

Lalu si mbak penjaganya tetep nawarin gw harga 27 USD, tapi bonusnya udah termasuk main kayak. Hmmm, boleh juga, akhirnya tanpa pikir panjang gw setuju. Si mba penjaga menawarkan apakah ada menu khusus karena melihat bu istri pake jilbab. Gw si request ikan dan apapun selain pork,daging dan ayam, tapi akhirnya menu inipun gak gw makan karena belum terjamin halalnya.

HANOI OLD QUARTER,  SI TUA YANG CANTIK

Kejayaan masa lalu Hanoi dapat dilihat dari kawasan old quarter ini. banyak gedung-gedung masa lalu yang masih terlihat asli dan cantik. Walaupun telah berganti fungsi menjadi restaurant atau toko, namun keindahannya masih terasa saat gw dan bu istri berjalan kaki menjelajahi kawasan ini.
              
1. Hanoi Cathedral

Tempat pertama yang harus dilihat adalah Hanoi Cathedral. Bangunan bergaya Neo-Gothic ini dibangun sekitar abad 19 yaitu tahun 1886.  Gereja ini masih berfungsi sebagai tempat peribadatan Kristen khatolik.
          
 
            2. Trúc Bạch Lake

Sebenarnya danau ini gw jelajahi secara tidak sengaja. Hanya dengan bantuan wisata peta manual, tanpa google maps, gw mencari Ho chi minh Mausoleum. Ternyata gw dan bu istri tersasar dari rute yang seharusnya sehingga menemukan danau ini.

Tempat ini sangat cantik dengan taman yang ada tempat duduknya di samping danau, sehingga cocok untuk melepas lelah setelah berjalan kaki menjelajah kecantikan old quarter.




            3. Ho chi Minh Mausoleum

Tempat ini tidak lain dan tidak bukan adalah pemakaman, Iya benar pemakaman. Ho Chi Minh Mausoleum adalah pemakan dari bapak proklamator Vietnam, Ho Chi Minh. Bangunan ini memiliki tinggi 21,6 meter dan lebar 41,2 meter. Di depan bangunan ini ada taman bunga yang luas.

Jika berkunjung kesini harap jaga sikap ya, jangan bersuara keras atau bercanda, pakailah pakaian yang sopan. Di Ho Chi Minh mausoleum ini dijaga militer yang siap menegur pengunjung yang tidak mematuhi aturan. Jadi jangan macam-macam kalau tidak ingin berurusan dengan militer Vietnam karena pada dasarnya ini adalah pemakaman orang yang sangat dihormati di Vietnam.

             4. Hoan Kiem Lake

Danau Hoan Kiem ini adalah pusat backpacker di Hanoi, hampir semua hotel-hotel murah ada di daerah ini, banyak toko souvenir dan tempat makan, juga banyak operator tur. Danau ini pemandangannya cakep banget, enak dipakai buat duduk-duduk setelah capai muter-muter di Hanoi.

Di tengah danau Hoan Kiem ada semacam pagoda yang bisa didatangi, tapi harus bayar. Gw sendiri gak masuk karena pelit mengirit budget dan dari yang gw baca katanya biasa aja, gak ada yang special.

Hoan Kiem Lake saat malam

Sedikit tips nih, kalau mau mengunjungi danau ini datanglah saat malam hari, karena danau ini akan lebih cantik dengan lampu-lampu berwarna-warni, selain itu juga banyak penjaja street food, tapi hati-hati bagi yang muslim, karena banyak makanan yang gak halal disini.


             5. Vietnam Military History Museum

Museum ini adalah salah satu yang tertua di Hanoi. Di museum ini lu bisa melihat sejarah perjuangan Vietnam untuk merebut kemerdekaan, didalamnya lu bisa melihat kendaraan-kendaraan tempur semasa perang, ada tank, helicopter, pesawat tempur dll. Juga ada diorama yang menceritakan semasa perang.

Sayang banget gw dan bu istri kemaren gak masuk kesini karena udah kesorean dan mau tutup, lagipula badan gw juga udah meriang karena kecapekan, jadinya Cuma foto-foto di luarnya aja.


             6. hal menarik lainnya


Disini gw akan membagikan hal-hal menarik yang gw jumpai di sekitar Hanoi.

Pintu kereta yang dibuka tutup secara manual

ini yang cukup menarik buat gw, saat ada kereta yang mau lewat petugas akan meniup peluit sambil menghalau kendaraan untuk tidak melintas, sementara petugas yang lain akan menutup gerbangnya secara manual atau ditarik.


Halte bis yang modern
Walaupun bangunan di old quarter terkesan kuno tapi halte bis di sekitarannya cukup modern, dengan papan petunjuk elektronik yang akan memperkirakan berapa menit bus akan datang. keren juga ya !!


Setelah capai gw dan bu istri kembali ke hotel, dan karena kesabaran kami turun kasta kamar di malam sebelumnya (ceritanya disini), kami di upgrade ke kamar yang paling bagus untuk sisa malam dan diberikan dekorasi honeymoon ini, kesabaran yang berbuah manis. Lucky us !!


Next : Episode 9 - Dreams Come True, Halong Bay !!!

Komentar

  1. Naksir sama halte bisnya. keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga kagum sama haltenya yang modern. thanks sudah mampir

      Hapus
  2. IndoChina masih jadi destinasi incaranku. Ah, semoga dapat ke sana dalam waktu dekat :)

    omnduut.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. wajib si eksplor indochina. untuk pengalaman yang bisa diceritakan ke anak nanti.haha

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Babymoon Jepang Day 3 part 2 : Lautan Cendol di Osaka

kenapa malah kayak banci keciduk -_- Setelah seharian main di universal studio Japan . Saya dan bu istri menjelajah Osaka di malam hari. Sebelum menuju hotel, tepat di depan pintu masuk universal studio ada semacam mal kecil yang bernama Universal Citywalk Osaka. di “mal” tersebut banyak toko-toko souvenir dan highlight-nya adalah takoyaki museum. Walaupun disebut musem, tetapi ini adalah deretan toko penjual takoyaki, Osaka memang terkenal akan takoyakinya. Walaupun banyak pelayannya, untuk membeli menu disini harus memakai mesin vending. Yang sangat unik penjual tiap toko berteriak-teriak untuk menarik pembeli, tetapi tidak ada tarik menarik seperti di terminal, semuanya sangat ramah dan tersenyum kepada tiap orang yang lewat. Saya dan bu istri cap cip cup saja memilih mana toko yang akan kami masuki. Masuk ke salah satu toko semua pelayan tidak bisa berbahasa inggris, walaupun begitu tersedia menu dalam bahasa inggris. Kami membeli satu paket takoyaki seharga 600 yen, tanpa disangka...

Babymoon Jepang Day 4 : Jatuh Cinta di Kyoto

Near Togetsukyo Bridge Saya jatuh cinta. bukan, bukan dengan cewe-cewe jepangnya, tapi jatuh cinta dengan keindahan Kyoto. Kata orang yang sudah pernah ke kyoto, pemandangan disini Juara!!!, suasana kota Jepang tempo dulu, alam yang indah dan suasana yang tenang ada semua dalam kota ini.  Kyoto adalah ibukota Jepang yang biasa disebut Edo sebelum pindah ke Tokyo pada tahun 1800an. Sayangnya saya hanya mengunjunginya 1 hari saja saat babymoon tahun 2016. Dan saya menyesal tidak menginap di kota ini. Mudah-mudahan next trip ke Jepang saya bisa menjelajahi kota ini lebih lama dan lebih dalam. DRAMA SEBELUM BERANGKAT Setelah seharian main di Universal Studio Osaka dan jadi cendol manusia malam sebelumnya, saya kecapekan dan terserang flu, badan saya agak hangat dan pilek saat bangun pagi-pagi sekali.  Untungnya saya pergi bersama dokter, setelah minum obat saya memutuskan kembali tidur dan bangun agak siang, sekitar jam 9. sekalian mengistirahatkan bu istri yang juga sedang ham...

Babymoon Jepang : Episode 1 (Tokyo day 1)

Setelah kira-kira 6,5 Jam perjalanan, yang mana adalah durasi terlama gw selama naik pesawat, sekitar jam 22.30 akhirnya gw sampai di Haneda, gw exited banget, foto sana sini, walaupun diluar gelap dan yang kefoto cuma city view yang sama kayak Jakarta. Antrian imigrasi di Jepang panjang dan mengular, tapi petugasnya sigap banget. Ternyata mereka lagi menerapkan system imigrasi baru, jadi ya pas antri gw dikasih form survey gitu, tapi gw Cuma harus ngasih form itu ke petugas di meja imigrasi. 15 menit kemudian gw udah resmi masuk jepang, negeri impian gw sedari kecil, tugas selanjutnya yaitu mencari spot tidur (untuk spot-spot yang bisa dipake tidur baca disini ) Gw dan bu istri belum bisa tidur walaupun waktu udah menunjukkan jam 12 malam, selain karena udah banyak tidur di pesawat juga karena Jepang lebih cepet 2 jam dari Indonesia, jadi jam biologis tidur gw belom menyesuaikan dengan jepang. Tapi setelah merem-merem dikit dan terlentang di bangku bandara yang empuk, gw akhirnya pule...