Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label backpacker

Babymoon Jepang Day 5 (end episode) : Sayonara Jepang

Klik untuk membaca episode sebelumnya : Sebuah permulaan        Episode 1       Episode 2       Episode 3(Part 1)       Episode 3(Part 2)       Episode 4 Kansai Airport D i hari terakhir kami di Jepang ini hanya memasukkan 1 tempat saja, selain karena jadwal pesawat yang mepet, kami juga cukup capek karena kemarin mengeksplor kyoto sampai malam dan kehujanan.  Hari ini kami akan ke Osaka castle saja. Dari Hotel kami naik Osaka Loop Line dan turun di Morinomiyama station. Sesampainya di stasiun kami mampir dulu ke minimarket membeli onigiri untuk sarapan. Dari stasiun ini osaka castle terlihat. kami duduk-duduk dulu di taman yang asri di sekitar castle untuk sarapan. Setelah sarapan kami langsung menuju Osaka Castle, ternyata jalannya cukup menanjak. Bu istri hampir menyerah untuk naik tangga. Tapi saya meyakinkannya kalau tangga disitu tidak sebanyak di Kiyomizudera, lagipula kapan lagi kami akan k...

Babymoon Jepang Day 4 : Jatuh Cinta di Kyoto

Near Togetsukyo Bridge Saya jatuh cinta. bukan, bukan dengan cewe-cewe jepangnya, tapi jatuh cinta dengan keindahan Kyoto. Kata orang yang sudah pernah ke kyoto, pemandangan disini Juara!!!, suasana kota Jepang tempo dulu, alam yang indah dan suasana yang tenang ada semua dalam kota ini.  Kyoto adalah ibukota Jepang yang biasa disebut Edo sebelum pindah ke Tokyo pada tahun 1800an. Sayangnya saya hanya mengunjunginya 1 hari saja saat babymoon tahun 2016. Dan saya menyesal tidak menginap di kota ini. Mudah-mudahan next trip ke Jepang saya bisa menjelajahi kota ini lebih lama dan lebih dalam. DRAMA SEBELUM BERANGKAT Setelah seharian main di Universal Studio Osaka dan jadi cendol manusia malam sebelumnya, saya kecapekan dan terserang flu, badan saya agak hangat dan pilek saat bangun pagi-pagi sekali.  Untungnya saya pergi bersama dokter, setelah minum obat saya memutuskan kembali tidur dan bangun agak siang, sekitar jam 9. sekalian mengistirahatkan bu istri yang juga sedang ham...

Babymoon Jepang Day 3 part 2 : Lautan Cendol di Osaka

kenapa malah kayak banci keciduk -_- Setelah seharian main di universal studio Japan . Saya dan bu istri menjelajah Osaka di malam hari. Sebelum menuju hotel, tepat di depan pintu masuk universal studio ada semacam mal kecil yang bernama Universal Citywalk Osaka. di “mal” tersebut banyak toko-toko souvenir dan highlight-nya adalah takoyaki museum. Walaupun disebut musem, tetapi ini adalah deretan toko penjual takoyaki, Osaka memang terkenal akan takoyakinya. Walaupun banyak pelayannya, untuk membeli menu disini harus memakai mesin vending. Yang sangat unik penjual tiap toko berteriak-teriak untuk menarik pembeli, tetapi tidak ada tarik menarik seperti di terminal, semuanya sangat ramah dan tersenyum kepada tiap orang yang lewat. Saya dan bu istri cap cip cup saja memilih mana toko yang akan kami masuki. Masuk ke salah satu toko semua pelayan tidak bisa berbahasa inggris, walaupun begitu tersedia menu dalam bahasa inggris. Kami membeli satu paket takoyaki seharga 600 yen, tanpa disangka...

First Family Travelling : Pengalaman Vaksin di Kuala Lumpur

Sebenarnya ide vaksin ini gak sengaja diungkapkan sebelum travelling. Saya dan bu istri awalnya tidak meniatkan untuk vaksin, tapi kebetulan umur zaza 15 bulan, ya jadi sekalian saja. Dalam sekali jalan, 2-3 hal terlampaui. Vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella) sudah 2 tahun lebih tidak ada di Indonesia, sebenarnya ini vaksin tambahan yang tidak masuk imunisasi wajib, tapi menurut bu istri vaksin ini penting. Sebelum kami berangkat pemerintah tiba-tiba memberikan vaksin MR (Measles, Rubella) secara gratis, mungkin karena tekanan dari banyak pihak, entahlah karena kami tidak tahu. Bu istri yang berkonsultasi dengan teman-temannya akhirnya tidak mengikutkan zaza untuk vaksin ini, sekalian saja yang lengkap di Kuala Lumpur menurutnya. Karena ini ranah medis, saya menyerahkan semuanya ke bu istri, mulai dari mencari rumah sakit, booking jadwal sampai memilih dokter. Tugas suami??, yup, menyiapkan itinerary, memilih hotel, merencanakan transport dan paling penting, menyiapkan semua biaya *ke...

Pensiun Backpacker : Episode 3-Be Like King At Siem Reap

      Sekitar tahun 2011 saya sudah bermimpi untuk mengunjungi Siem Reap, bahkan saya sudah membeli e-book untuk backpacker kesana. Seiring berjalannya waktu saya seperti lupa akan mimpi tersebut. Alhamdulillah mei 2017 ini semesta membawa saya mengunjungi mimpi masa lalu, setelah menikmati sepinya brunei , saya mengunjungi Kejayaan masa lalu di Siem Reap. Pemilihan hotel di Siem Reap adalah kunci. Saya memilih hotel, iya benar anda tidak salah baca, saya menginap di HOTEL di pusat kota Siem Reap, dekat dengan mesjid yang banyak makanan Halal, dan Night Market. Hotel ini seharga 18 USD/Malam, fasilitasnya lengkap, ada tv kabel, kamar pribadi yang cukup luas, kolam renang dan yang paling penting adalah antar jemput gratis ke bandara. FYI, harga transportasi di kios bandara untuk ke tengah kota adalah 9 USD/ tuk-tuk atau ojek untuk sekali jalan, jika tidak ada fasilitas hotel saya harus mengeluarkan uang 18 USD hanya untuk transportasi saja. Kios Transportasi airport ke Kot...