Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label what to do

7 hari, 4 negara, 3 jutaan (asean trip episode 2: Bangkok Yang Ramah)

Jrekk, suara stempel visa milik petugas imigrasi Thailand menghantam salah satu halaman paspor gw. Fuihh, gw bernapas lega, keringet dingin di kening gw pun hilang. Baru kali ini gw menghadapi petugas imigrasi yang cukup ramah, yang menanyai gw tanpa bentakan.  Legaaaaa, setelah sebelumnya berdebar debar karena takut tidak bisa melanjutkan perjalanan karena tidak diijinkan masuk Bangkok. Inilah keramahan pertama yang menyapa gw di Bangkok. Sebelumnya….. ผู้โดยสารที่รักของเราเร็ว ๆ นี้จะลงจอดที่สนามบินนานาชาติดอนเมืองขอขอบคุณสำหรับการเลือกแอร์เอเชีย … ga ngerti???, sama gw juga…BTW itu kira2 pengumuman dari pramugari Air Asia dalam bahasa Thailand yang membangunkan gw. Iya, gw ketiduran setelah kecapaian karena hectic di bandara . Tapi untungnya setelah bahasa thai tadi, si pramugari akhirnya mengumumkan dalam bahasa inggris yang kira-kira mengucapkan terima kasih karena sudah terbang bersama Air Asia. Jam menunjukkan hampir pukul 23.30 saat pesawat mendarat di bandara Don Mueang...

7 hari, 4 Negara, 3 Jutaan (Asean Trip Episode 1 : Hectic hari pertama )

Rabu, 18 november 2015, perjalanan menjelajah 4 negara asean ini akan dimulai dengan 2 pesawat berbeda, tujuan akhir gw adalah Bangkok. Ribetnya kedua penerbangan ini bukan connecting flight, jadi gw harus check in di 2 bandara berbeda, yaitu di Soeta dan KLIA2 di kuala lumpur. Kalo yang belom tau, biasanya check in ditutup 1 jam sebelum keberangkatan buat penerbangan internasional, peraturan itu ada di tiket yang biasanya dikirim ke email. Berikut ceritanya 12.00 : gw buru – buru cabut dari kantor di daerah gatot soebroto naik taksi ke bandara, sebenernya naik taksi buat backpacker hukumnya haram, tapi karena kepepet ya jadilah gw ke bandara naik taksi. 12.15 : macet di daerah semanggi, gw mulai harap – harap cemas. 13.30 : setengah jam sebelum check in ditutup gw berhasil check in, pesawat gw dari Jakarta ke Kuala Lumpur dijadwalkan jam 15.05, disini mulai agak santai, hufffttt. 15.00 : pesawat belom keliatan di apron, gw kembali harap – harap cemas, bulak balik ngeliat ke landasan b...

Just Another 2 Negara 3 Kota (Episode 5: Hat Yai, Thailand day 2 )

View from my Hotel Room                             Pukul 5 pagi alarm membangunkan gw, sebenernya gw masih agak ngantuk dan pengen bangun siang, tapi berhubung gw udah punya janji sama orang, ya gw paksain bangun, hufftt. Setelah ngumpulin nyawa gw pun mandi, setelah itu tanpa membantu ibu membersihkan tempat tidur, gw langsung check out menuju Lee garden Plaza buat menemui kak Misrina dan kakaknya. Mau ngapain gw ketemu sama mereka??, itu ada di episode 4 , baca dulu ya bagi yang belum baca atau lupa. Jalanan kota Hat Yai di sabtu pagi ini lengang banget, mungkin karena hari libur kali ya, makanya masih sepi. Jam 7 kurang gw udah sampe di tempat yang udah disepakati. Sebelum gw dateng mereka udah nawar tuk-tuk duluan, dan dikasih harga 1.800 bath untuk mutar muter seharian, anjrit mahal banget, tapi untungnya mereka juga sadar kalo itu mahal, akhirnya gw dan Kak Misrina besert...

Just Another 2 Negara 3 Kota (Episode 3 : Goergtown Penang )

Setelah menjelajah dan melihat isi Fort Cornwallis , gw melanjutkan melangkah ke arah salah satu world heritage Site oleh Unesco, yaitu Goerge town. Dan backpacking gw di penang pun berlanjut. Gw keluar ke arah kanan dari gerbang tempat gw masuk tadi, kembali ke arah pantai. Lalu menuju ke kiri, gw melewati sebuah taman dipinggir laut yang sepertinya enak untuk duduk-duduk santai, tapi gw lebih memilih melanjutkan perjalanan, setelah beberapa langkah gw sampai di salah satu monument yang bikin hati agak miris. Monument itu adalah War Monument, yaitu monumen untuk memperingati perang yang sudah terjadi, ada perang dunia 1, perang dunia 2, dan perang dalam negeri Malaysia, termasuk konfrontasi Indonesia – Malaysia. “ Perang mungkin membuat kepuasan batin karena bisa saling mengalahkan, tapi yang tersisa dari egoisme masing-masing hanyalah kehancuran.” Di seberang War Monument terdapat sebuah gedung megah yang bergaya victoria, gedung tersebut terlihat terawat dengan cat putih bersih sepe...

Just Another 2 Negara 3 Kota

Episode 1 : Penang, Malaysia (day 1) Bukan, ini bukan lanjutan cerita atau versi lain dari cerita goblok trip . Tapi ini cerita gw menghabiskan weekend di 2 Negara (Thailand dan Malaysia) dengan 3 kotanya (Hatyai, Penang, KL). Semua ini lagi-lagi berkat Air Asia yang mengadakan promo nol rupiah di tahun 2014. Pertengahan maret semua sudah siap, singkat cerita rabu 11 maret gw ijin setengah hari karena pengen buru-buru ke bandara, walaupun penerbangan gw besok paginya, iya serius yang dimaksud pagi ya bener-bener pagi, jam 6.20, kalo menurut orang bijak berangkat pagi-pagi ke bandara harus naik taksi yang mahal atau naik damri yang agak ribet karena harus jam 3 pagi berangkat buat penerbangan jam segitu. Selanjutnya gw luntang lantung di terminal 3, setelah check in gw planga plongo aja ga jelas, ke toilet, duduk nonton tv gratis, baca buku, ke toilet lagi, nonton tv gratis lagi, dan baca buku lagi seterusnya aja kayak gitu sampe ngantuk. Akhirnya jam 12an gw baru ngantuk dan tidur, sp...