Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label backpacking

Babymoon Jepang Day 3 part 2 : Lautan Cendol di Osaka

kenapa malah kayak banci keciduk -_- Setelah seharian main di universal studio Japan . Saya dan bu istri menjelajah Osaka di malam hari. Sebelum menuju hotel, tepat di depan pintu masuk universal studio ada semacam mal kecil yang bernama Universal Citywalk Osaka. di “mal” tersebut banyak toko-toko souvenir dan highlight-nya adalah takoyaki museum. Walaupun disebut musem, tetapi ini adalah deretan toko penjual takoyaki, Osaka memang terkenal akan takoyakinya. Walaupun banyak pelayannya, untuk membeli menu disini harus memakai mesin vending. Yang sangat unik penjual tiap toko berteriak-teriak untuk menarik pembeli, tetapi tidak ada tarik menarik seperti di terminal, semuanya sangat ramah dan tersenyum kepada tiap orang yang lewat. Saya dan bu istri cap cip cup saja memilih mana toko yang akan kami masuki. Masuk ke salah satu toko semua pelayan tidak bisa berbahasa inggris, walaupun begitu tersedia menu dalam bahasa inggris. Kami membeli satu paket takoyaki seharga 600 yen, tanpa disangka...

Kaleidoskop 2017 : Tahun Penuh Kejutan dan Keberuntungan

Family Traveler Setahun sudah berlalu, gak terasa ya umur sudah nambah. Jadi skrispsi sudah sampe mana??, kapan nikah??, kapan nambah anak??, jalan-jalan terus mending duitnya buat umroh, ngehe lah orang Indonesia yang sukanya ngurusin hidup orang lain. Ehemmmm, oke kita lanjutkan. Tahun 2017 ini adalah tahun yang penuh berkah buat gw, karena beberapa mimpi dan harapan terwujud. Berikut adalah kaleidoskop dalam hal jalan-jalan di hidup saya selama setahun : JANUARY Kalau lagi sedang tidak jalan-jalan, biasanya kami (saya dan bu istri beserta zaza) mencari tempat makan. Ya walaupun sedikit mahal, kami menyukai AYCE karena zaza masih belum bayar dan bisa ikut makan sepuasnya. Kushiya Monogatari Kushiya Monogatari January ini tidak ada acara jalan-jalan jauh selain makan, bu istri yang kebetulan ulang tahun mengajak traktir AYCE sekeluarga besar. Alhamdulillah FEBRUARY Kadang kami juga bosan jalan – jalan di dalam kota dan mal. Di bulan February ini kami jalan-jalan keluar kota, walaupun ...

First Family Travelling : Pengalaman Vaksin di Kuala Lumpur

Sebenarnya ide vaksin ini gak sengaja diungkapkan sebelum travelling. Saya dan bu istri awalnya tidak meniatkan untuk vaksin, tapi kebetulan umur zaza 15 bulan, ya jadi sekalian saja. Dalam sekali jalan, 2-3 hal terlampaui. Vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella) sudah 2 tahun lebih tidak ada di Indonesia, sebenarnya ini vaksin tambahan yang tidak masuk imunisasi wajib, tapi menurut bu istri vaksin ini penting. Sebelum kami berangkat pemerintah tiba-tiba memberikan vaksin MR (Measles, Rubella) secara gratis, mungkin karena tekanan dari banyak pihak, entahlah karena kami tidak tahu. Bu istri yang berkonsultasi dengan teman-temannya akhirnya tidak mengikutkan zaza untuk vaksin ini, sekalian saja yang lengkap di Kuala Lumpur menurutnya. Karena ini ranah medis, saya menyerahkan semuanya ke bu istri, mulai dari mencari rumah sakit, booking jadwal sampai memilih dokter. Tugas suami??, yup, menyiapkan itinerary, memilih hotel, merencanakan transport dan paling penting, menyiapkan semua biaya *ke...

Pensiun Backpacker : Episode 3-Be Like King At Siem Reap

      Sekitar tahun 2011 saya sudah bermimpi untuk mengunjungi Siem Reap, bahkan saya sudah membeli e-book untuk backpacker kesana. Seiring berjalannya waktu saya seperti lupa akan mimpi tersebut. Alhamdulillah mei 2017 ini semesta membawa saya mengunjungi mimpi masa lalu, setelah menikmati sepinya brunei , saya mengunjungi Kejayaan masa lalu di Siem Reap. Pemilihan hotel di Siem Reap adalah kunci. Saya memilih hotel, iya benar anda tidak salah baca, saya menginap di HOTEL di pusat kota Siem Reap, dekat dengan mesjid yang banyak makanan Halal, dan Night Market. Hotel ini seharga 18 USD/Malam, fasilitasnya lengkap, ada tv kabel, kamar pribadi yang cukup luas, kolam renang dan yang paling penting adalah antar jemput gratis ke bandara. FYI, harga transportasi di kios bandara untuk ke tengah kota adalah 9 USD/ tuk-tuk atau ojek untuk sekali jalan, jika tidak ada fasilitas hotel saya harus mengeluarkan uang 18 USD hanya untuk transportasi saja. Kios Transportasi airport ke Kot...