Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label bangkok

7 hari, 4 negara, 3 jutaan (asean trip episode 3: Bangkok yang ramah part 2)

Suasan Terminal Chatuchak Gw melihat peta petunjuk arah dari stasiun-stasiun BTS dengan serius, kelelahan karena berjalan selama hampir 30 menit dengan menenteng ransel yang hampir 10kg dari terminal bis chatuchak ke BTS Mochit membuat gw agak bodoh dalam menentukan arah, gw terus mencerna gambar yang ada di depan gw sampai sebuah sentuhan manja menepuk pundak gw, setelah itu terdengar suara lirih dari seorang bapak-bapak “where are you going??”, huh, bisa-bisanya gw tergoda sentuhan seorang pria. Dengan ramah gw menjawab “ MBK Center”, lalu si bapak kembali menjawab “ you must go to national stadium BTS, but before you need to transit at Siam, the train is above you, so you must use elevator”. “thank you” jawab gw. Wow, ini keramahan ketiga yang gw dapet dari warga Bangkok, ga pake ditanya si bapak langsung memberi gw penjelasan lengkap. Dengan hati lega gw melanjutkan perjalanan menghabiskan setengah hari di kota yang ramah ini. Hari ini rencananya si belanja jendela atau window shop...

7 hari, 4 negara, 3 jutaan (asean trip episode 2: Bangkok Yang Ramah)

Jrekk, suara stempel visa milik petugas imigrasi Thailand menghantam salah satu halaman paspor gw. Fuihh, gw bernapas lega, keringet dingin di kening gw pun hilang. Baru kali ini gw menghadapi petugas imigrasi yang cukup ramah, yang menanyai gw tanpa bentakan.  Legaaaaa, setelah sebelumnya berdebar debar karena takut tidak bisa melanjutkan perjalanan karena tidak diijinkan masuk Bangkok. Inilah keramahan pertama yang menyapa gw di Bangkok. Sebelumnya….. ผู้โดยสารที่รักของเราเร็ว ๆ นี้จะลงจอดที่สนามบินนานาชาติดอนเมืองขอขอบคุณสำหรับการเลือกแอร์เอเชีย … ga ngerti???, sama gw juga…BTW itu kira2 pengumuman dari pramugari Air Asia dalam bahasa Thailand yang membangunkan gw. Iya, gw ketiduran setelah kecapaian karena hectic di bandara . Tapi untungnya setelah bahasa thai tadi, si pramugari akhirnya mengumumkan dalam bahasa inggris yang kira-kira mengucapkan terima kasih karena sudah terbang bersama Air Asia. Jam menunjukkan hampir pukul 23.30 saat pesawat mendarat di bandara Don Mueang...

7 hari, 4 Negara, 3 Jutaan (Asean Trip Episode 1 : Hectic hari pertama )

Rabu, 18 november 2015, perjalanan menjelajah 4 negara asean ini akan dimulai dengan 2 pesawat berbeda, tujuan akhir gw adalah Bangkok. Ribetnya kedua penerbangan ini bukan connecting flight, jadi gw harus check in di 2 bandara berbeda, yaitu di Soeta dan KLIA2 di kuala lumpur. Kalo yang belom tau, biasanya check in ditutup 1 jam sebelum keberangkatan buat penerbangan internasional, peraturan itu ada di tiket yang biasanya dikirim ke email. Berikut ceritanya 12.00 : gw buru – buru cabut dari kantor di daerah gatot soebroto naik taksi ke bandara, sebenernya naik taksi buat backpacker hukumnya haram, tapi karena kepepet ya jadilah gw ke bandara naik taksi. 12.15 : macet di daerah semanggi, gw mulai harap – harap cemas. 13.30 : setengah jam sebelum check in ditutup gw berhasil check in, pesawat gw dari Jakarta ke Kuala Lumpur dijadwalkan jam 15.05, disini mulai agak santai, hufffttt. 15.00 : pesawat belom keliatan di apron, gw kembali harap – harap cemas, bulak balik ngeliat ke landasan b...

7 hari, 4 Negara, 3 jutaan

                Hoooiiiiiiiiiiiiii pemirsahhhhh, ini akan menjadi tulisan gw yang paling baru. Gw baru aja pulang dari petualangan backpacker ke 4 negara asean, kemana aja???. Gw ke Kuala Lumpur – Malaysia, Bangkok-Thailand, Vientiane – Laos, dan yang paling utama yaitu ke Hanoi – Vietnam, mengunjungi salah satu tempat indah di bumi bernama Halong Bay. dan semua negara itu gw ngeteng sengeteng ngetengnya tanpa bantuan tour dan travel, kecuali di halong bay ya.  Dalam trip ini gw ga sendiri, tapi berdua sama istri sekalian honeymoon trip merayakan 1 tahun pernikahan gw. Banyak yang terjadi dalam perjalanan ini, mulai dari Hectic di bandara, warga Bangkok yang ramah, naik bis berkursi pijat, solat jumat 15 menit di Vientiane,  7 Jam tertahan di perbatasan, 24 jam di sleeper bus, Hanoi yang murah tapi mahal, susahnya cari makanan halal, dream come true melihat Halong Bay, sampai deg-degan di Kuala Lumpur. Di akhir seri tulisan ini, gw bakal...