Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label backpacking tokyo backpacker tokyo

Babymoon Jepang : Episode 2 (Tokyo Day 2)

Tokyo Skytree Di hari kedua ini karena gagal melihat gunung fuji, gw dan bu istri terpaksa merubah itinerary. Kami memutuskan untuk melanjutkan menjelajah Tokyo sekaligus melanjutkan wisata kuliner. Sambil sarapan di Hostel kami berdiskusi mau kemana lagi, bu istri menyerahkan semua keputusan kepada imamnya, sungguh istri yang taat #Cieeee. Gw memutuskan untuk melihat Tokyo dari ketinggian, yaitu dari Tokyo sky tree. TOKYO SUBWAY PASS Jadi ya kalo mau muter-muter Tokyo dengan harga murah, ada yang namanya Tokyo Subway pass. Nah di hari kedua ini gw akhirnya beli Tokyo subway pass ini. Setelah dihitung-hitung biaya transportasi kereta gw hari pertama kemarin, jauh lebih murah kalo beli ini ternyata. Sekali naik kereta itu bisa 150-230 yen, tergantung jaraknya. Nah kalau PP dan ke beberapa tempat udah berapa ratus yen aja kan. Gw beli Tokyo subway pass yang satu hari aja, karena nanti malem gw akan ke kota berikutnya, Osaka. Keuntungannya beli Tokyo subway pass ini adalah, lu bisa gratis...

Babymoon Jepang : Episode 1 (Tokyo day 1)

Setelah kira-kira 6,5 Jam perjalanan, yang mana adalah durasi terlama gw selama naik pesawat, sekitar jam 22.30 akhirnya gw sampai di Haneda, gw exited banget, foto sana sini, walaupun diluar gelap dan yang kefoto cuma city view yang sama kayak Jakarta. Antrian imigrasi di Jepang panjang dan mengular, tapi petugasnya sigap banget. Ternyata mereka lagi menerapkan system imigrasi baru, jadi ya pas antri gw dikasih form survey gitu, tapi gw Cuma harus ngasih form itu ke petugas di meja imigrasi. 15 menit kemudian gw udah resmi masuk jepang, negeri impian gw sedari kecil, tugas selanjutnya yaitu mencari spot tidur (untuk spot-spot yang bisa dipake tidur baca disini ) Gw dan bu istri belum bisa tidur walaupun waktu udah menunjukkan jam 12 malam, selain karena udah banyak tidur di pesawat juga karena Jepang lebih cepet 2 jam dari Indonesia, jadi jam biologis tidur gw belom menyesuaikan dengan jepang. Tapi setelah merem-merem dikit dan terlentang di bangku bandara yang empuk, gw akhirnya pule...