Gerbang dari kayu menyambut kami, suasananya cukup sejuk tapi lembab khas hutan. Bukan, ini bukan gerbang konohagakure,tapi ini adalah hutan mangrove di daerah pantai indah kapuk atau biasa disebut taman wisata alam Magrove PIK, mungkin juga hutan terakhir yang ada di daratan Jakarta. Setelah membayar biaya masuk 25 ribu rupiah per orang, selang beberapa langkah, di sebelah kiri berdiri sebuah masjid dengan interior yang cukup unik, mesjid ini terbuat dari kayu dan berada di atas air. Jadi kalo saya solat disini, saya solat di atas air, seperti orang sakti jaman dahulu. Kami melanjutkan melangkah hingga terbentang parkiran mobil dan motor didepan kami, di ujung ada pos pemeriksaan tiket yang katanya tas ikut diperiksa karena tidak boleh membawa makanan, tapi saat kami datang, si penjaga hanya melihat isi tas tanpa memeriksa kedalamnya. Tau gitu bawa makan siang, karena disini makanan tidak jelas harganya. Gerbang Masuk Tiket Setelah melewati pemeriksaan, kami mendap...