Langsung ke konten utama

7 hari, 4 negara, 3 jutaan (episode 5 : Yang bisa dilakukan satu hari di Vientiane, Ibukota tersantai)

first touchdown Laos
     Apa yang ada di bayangan lu kalo disebutkan kata Ibukota Negara??, gedung pencakar langit?, macet parah?, banyak mall supermegah??. Kalo lu berpikiran seperti itu berarti sama kayak gw. Tapi lu pasti terkejut kalo dikagetin saat lu main ke Vientiane, Ibukota Negara ini kelihatan kaku kayak kanebo kering seperti kota sedang, mungkin kalau di Indonesia seperti Jogja tahun 2000an.

Pertama kali menginjakkan kaki di Vientiane, kesan pertama yang gw tangkap adalah santai. Kalau biasanya ibukota Negara identik dengan macet, disini lalu lintas lengang, antrian kendaraan cuma ada di lampu merah. Sepanjang yang gw lihat, gak ada gedung pencakar langit, hanya ada banyak ruko yang berjajar. Mal tempat gw makanpun terlihat kumuh, bahkan arion mal (arion ya, yang di rawamangun, bukan AEON) masih lebih bagus jika dibandingkan mal morning market ini.

Jadi, apa aja yang bisa lu lakuin di kota ini dalam satu hari??

Banyak banget, lu bisa kayang di zebra cross, lu bisa ngupil trus taro upil lu dikolong meja, lu bisa makan kuaci, atau lu bisa kayak gw, jalan-jalan ke tempat-tempat eksotik disana. Kalo iya, ini beberapa tempat eksotik di Vientiane :

                1. Patuxay monument

Sebagai mantan jajahan perancis, tentu saja laos punya beberapa peninggalan khas perancis. Nah kalo lu pengen banget foto di Paris tapi belom kesampean, lu bisa foto-foto di Patuxay monument ini karena mirip banget sama Arc de triomphe yang ada di paris, tapi tentu saja dengan kearifan local khas Laos ya.

di bagian dalamnya, di langit-langit ada ukiran dan lukisan khas Laos, cukup indah juga walaupun tidak semegah dan sehalus lukisan di yang ada di paris. Bahkan lu bisa naik ke lantai atas monumen ini dengan biaya tertentu dan gw lupa harganya, lagipula gw kemarin ga naik karena gak terlalu tertarik dan sayang kalo bayar.

Di sini selain lu bisa foto-foto, lu juga bisa duduk-duduk di tamannya, istirahat sejenak sambil mengademkan diri dari panasnya sinar mentari Vientiane.



Inside the monument




                 2. That dam

Salah satu bangunan eksotis yang ada di tengah kota Vientiane ini adalah That dam. Stupa besar seperti candi ini uniknya berada di tengah kota. Walaupun begitu, stupa ini tetap terjaga keasliannya.

Legendanya dulu stupa ini dulunya dilapisi emas dan dijaga naga berkepala tujuh, tapi selama perang Lao-Siam(Thailand) tahun 1820an, emasnya dicuri dan dibawa ke ibukota siam(sekarang Thailand), dan meninggalkan stupa hitam ini sekarang. Perang emang svrem ya, pfftt.



Bayangkan kalo sekarang masih emas semua




                3.Chao Anouvong Park

Apa yang bisa lu lakuin di taman ini??, lagi-lagi lu bisa ngadem di bawah pepohonan disini. Udara Vientiane yang kering dan panas menyebabkan gw kegerahan parah, setelah muter-muter gw ngadem disini.

Apa yang unik dari taman ini??, taman ini berada di tepi sungai Mekong.

Sungai Mekong sendiri adalah perbatasan resmi dari Thailand dan laos, jadi di seberang taman ini lu bisa melihat Thailand. nah, sambil duduk-duduk ngadem di taman ini, lu juga bisa ngeliat cewek-cewek mandi di sungai Mekong, tertarik ga??...

Tapi gw bohong deng, haha. Lu Cuma akan melihat kapal-kapal berlalu lalang disana.

foto dengan latar sungai mekong



                4. Ngopi-ngopi tampan di café

Udah gw sebutin berkali-kali di atas kalo Vientiane itu panas parah, jadi setelah muter-muter ke tiga tempat di atas dan sambil nunggu jam 4.30, gw ngopi-ngopi dulu di dalam mall morning market sambil ngadem di AC dan wifi-an gratis.

Di Vientiane ini wifi jarang banget, dan sekalinya nemu harus bayar beli kopi, itupun lemot parah dan kayaknya facebook dan path di blok, jadi ga bisa dibuka,hufftt.
 
salah satu coffee shop di vientiane

Jadi tertarink mengunjungi Vientiane??, kalo iya jangan lupa pake sunblock dan bawa air minum yang banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pensiun Backapcker : Episode 4 (Final) - Unesco World Heritage Site Angkor Wat

Tiket Masuk Siem Reap Jam 4 kurang saya sudah bangun, setelah mandi dan sarapan seadanya saya solat dan keluar hotel. Tuk-tuk sudah standby saat saya keluar hotel. Setelah saya naik, kami langsung melaju ke tempat penjualan tiket. Tempat penjualan tiket terletak agak jauh dari pintu masuk candi pertama, sekitar 6 KM. Suasana Jalan dari hotel ke tempat penjualan tiket sangat sepi, hanya beberapa kendaraan melaju pelan, udaranya sejuk cendreung dingin, sangat segar. Setelah mendapat tiket one day, saya langsung menuju ke tempat melihat sunrise, yaitu Angkor Wat.  Jadi Angkor Wat ini adalah salah satu nama candi dari banyaknya komplek candi di kota Siem Reap ini. Ada puluhan candi yang ada di Kota ini, dan bisa memakan waktu berhari-hari untuk menjelajah seluruh candi. Untuk bule-bule yang cutinya banyak atau memang resign dari pekerjaannya dan menikmati hidup menjelajah seluruh dunia, banyak yang membeli tiket 7 hari untuk menjelajahi komplek Angkor ini dengan bersepeda. ...

Babymoon Jepang : Episode 1 (Tokyo day 1)

Setelah kira-kira 6,5 Jam perjalanan, yang mana adalah durasi terlama gw selama naik pesawat, sekitar jam 22.30 akhirnya gw sampai di Haneda, gw exited banget, foto sana sini, walaupun diluar gelap dan yang kefoto cuma city view yang sama kayak Jakarta. Antrian imigrasi di Jepang panjang dan mengular, tapi petugasnya sigap banget. Ternyata mereka lagi menerapkan system imigrasi baru, jadi ya pas antri gw dikasih form survey gitu, tapi gw Cuma harus ngasih form itu ke petugas di meja imigrasi. 15 menit kemudian gw udah resmi masuk jepang, negeri impian gw sedari kecil, tugas selanjutnya yaitu mencari spot tidur (untuk spot-spot yang bisa dipake tidur baca disini ) Gw dan bu istri belum bisa tidur walaupun waktu udah menunjukkan jam 12 malam, selain karena udah banyak tidur di pesawat juga karena Jepang lebih cepet 2 jam dari Indonesia, jadi jam biologis tidur gw belom menyesuaikan dengan jepang. Tapi setelah merem-merem dikit dan terlentang di bangku bandara yang empuk, gw akhirnya pule...

Babymoon Jepang Day 3 : Seharian main di Universal Studio Japan

Perjalanan dari Tokyo ke Osaka menggunakan willer bus memakan waktu 8 jam, dan benar-benar tepat. Pukul 8 tepat kami sudah sampai di pemberhentian terakhir yang kami pilih, Universal Studio Japan. Antrian tiket pagi itu sangat ramai dan panjang, wajar saja karena saat itu hari minggu. Saya dan Bu istri langsung ikut mengantri. Walaupun sangat ramai antrian berjalan tertib dan lancar, juga cukup cepat. Tidak sampai 20 menit saya sudah mendapatkan tiket dan langsung menuju locker room untuk menaruh tas dan mengganti baju, maklum tidak mandi, haha. Antrian USJ Biaya titip barang di Locker USJ Locker USJ Harga Tiket Tujuan utama kami adalah The Wizarding world of Harry Potter satu-satunya di daratan asia. Memasuki hutan yang saya lupa namanya ini, hawa Harry Potter sudah mulai terasa. Disini kita bisa melihat mobil yang menabrak pohon saat digunakan Ron dan Harry untuk masuk ke dunia sihir Tiket USJ Antri !!!! Setelah itu kita akan memasuki daerah Hogsmeade, disini setiap sudut sepertinya ...