Langsung ke konten utama

7 hari, 4 negara, 3 jutaan (Mini Story : Bis berkursi pijat antar kota di Thailand)


        Setelah menikmati keramahanBangkok, gw melanjutkan trip ini ke Negara berikutnya, yaitu laos dengan menggunakan transportasi darat. Sebenernya bisa juga melanjutkan naik kereta, tapi karena gw udah pernah naik kereta Thailand, maka gw memutuskan naik bis. Dan ternyata bis di Thailand ini jauh dari bayangan gw tentang bis yang biasa ada di Indonesia

Bis yang gw naiki berjenis double decker dengan konfigurasi tempat duduk 2-1, tempat duduk gw dan istri adalah 2C dan 2D di dek atas. Kursinya seperti sofa dan yang paling oke adalah kursi ini berkursi pijat, yes bener, kursi tiap bis ini bisa memijat punggung, jadi walaupun perjalanan yang hampir 9 jam antara Bangkok dan Nong Khai (kota perbatasan Thaniland – Laos) tubuh tidak akan terasa capai dan pegal – pegal. Untuk kaki pun tidak akan pegal karena tiap kursi ada fasilitas foot rest nya.

Masih banyak fasilitas yang didapat penumpang bis ini, seperti selimut dan bantal yang empuk. Lalu tiap penumpang mendapatkan makan malam, tapi gw gak makan karena menunya nasi dengan lauk semacam rolade daging yang gw ga tau halal atau gak. Tiap penumpang juga mendapat air mineral botol, juga mendapat snack yaitu roti dan juga susu kedelai kotak.


Bis ini nyaman banget sampai-sampai gw langsung tertidur ga beberapa lama setelah bis ini berjalan. Mungkin karena suspensinya yang bagus, atau karena jalanan di Thailand yang mulus, hmmm entahlah, yang pasti gw tidur cukup pulas.

Inside the bus

Petunjuk penggunaan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Babymoon Jepang Day 3 part 2 : Lautan Cendol di Osaka

kenapa malah kayak banci keciduk -_- Setelah seharian main di universal studio Japan . Saya dan bu istri menjelajah Osaka di malam hari. Sebelum menuju hotel, tepat di depan pintu masuk universal studio ada semacam mal kecil yang bernama Universal Citywalk Osaka. di “mal” tersebut banyak toko-toko souvenir dan highlight-nya adalah takoyaki museum. Walaupun disebut musem, tetapi ini adalah deretan toko penjual takoyaki, Osaka memang terkenal akan takoyakinya. Walaupun banyak pelayannya, untuk membeli menu disini harus memakai mesin vending. Yang sangat unik penjual tiap toko berteriak-teriak untuk menarik pembeli, tetapi tidak ada tarik menarik seperti di terminal, semuanya sangat ramah dan tersenyum kepada tiap orang yang lewat. Saya dan bu istri cap cip cup saja memilih mana toko yang akan kami masuki. Masuk ke salah satu toko semua pelayan tidak bisa berbahasa inggris, walaupun begitu tersedia menu dalam bahasa inggris. Kami membeli satu paket takoyaki seharga 600 yen, tanpa disangka...

Babymoon Jepang : Episode 1 (Tokyo day 1)

Setelah kira-kira 6,5 Jam perjalanan, yang mana adalah durasi terlama gw selama naik pesawat, sekitar jam 22.30 akhirnya gw sampai di Haneda, gw exited banget, foto sana sini, walaupun diluar gelap dan yang kefoto cuma city view yang sama kayak Jakarta. Antrian imigrasi di Jepang panjang dan mengular, tapi petugasnya sigap banget. Ternyata mereka lagi menerapkan system imigrasi baru, jadi ya pas antri gw dikasih form survey gitu, tapi gw Cuma harus ngasih form itu ke petugas di meja imigrasi. 15 menit kemudian gw udah resmi masuk jepang, negeri impian gw sedari kecil, tugas selanjutnya yaitu mencari spot tidur (untuk spot-spot yang bisa dipake tidur baca disini ) Gw dan bu istri belum bisa tidur walaupun waktu udah menunjukkan jam 12 malam, selain karena udah banyak tidur di pesawat juga karena Jepang lebih cepet 2 jam dari Indonesia, jadi jam biologis tidur gw belom menyesuaikan dengan jepang. Tapi setelah merem-merem dikit dan terlentang di bangku bandara yang empuk, gw akhirnya pule...

Babymoon Jepang Day 3 : Seharian main di Universal Studio Japan

Perjalanan dari Tokyo ke Osaka menggunakan willer bus memakan waktu 8 jam, dan benar-benar tepat. Pukul 8 tepat kami sudah sampai di pemberhentian terakhir yang kami pilih, Universal Studio Japan. Antrian tiket pagi itu sangat ramai dan panjang, wajar saja karena saat itu hari minggu. Saya dan Bu istri langsung ikut mengantri. Walaupun sangat ramai antrian berjalan tertib dan lancar, juga cukup cepat. Tidak sampai 20 menit saya sudah mendapatkan tiket dan langsung menuju locker room untuk menaruh tas dan mengganti baju, maklum tidak mandi, haha. Antrian USJ Biaya titip barang di Locker USJ Locker USJ Harga Tiket Tujuan utama kami adalah The Wizarding world of Harry Potter satu-satunya di daratan asia. Memasuki hutan yang saya lupa namanya ini, hawa Harry Potter sudah mulai terasa. Disini kita bisa melihat mobil yang menabrak pohon saat digunakan Ron dan Harry untuk masuk ke dunia sihir Tiket USJ Antri !!!! Setelah itu kita akan memasuki daerah Hogsmeade, disini setiap sudut sepertinya ...