Langsung ke konten utama

BAGAIMANA AIR ASIA MENGUBAH HIDUP SAYA




Banyak jalan tuhan untuk mengabulkan doa hambanya. Hampir saja saya putus asa dan tidak jadi melakoni kebiasaan baru yang menyenangkan ini. Tapi jalan takdir berkata lain, sayapun berangkat saat semua harapan seakan terbang bersama angin.

Berawal dari kebosanan saya akan rutinitas di kantor, sayapun mulai mencari sesuatu yang baru.bukan sesuatu negatif, tapi sesuatu yang bisa membuat pikiran saya segar dan siap lagi untuk melakukan rutinitas yang membosankan tapi saya butuhkan untuk hidup.

Tapi apa?,olahraga sudah sering.wisata kuliner,sudah tiap minggu. Akhirnya saya mulai berpikir untuk  jalan-jalan. Masalah berikutnya adalah tujuan,mau kemana, mau apa disana, mau melakukan apa.ah, pertanyaan-pertanyaan itu terus terbayang dalam pikiran.entah mengapa dalam  pencarian jawaban terpikir untuk keluar negeri, tapi kemana??. Untuk membuat percobaan, kenapa tidak ke negara tetangga terlebih dulu.terpikirlah untuk pergi ke Singapura.














Oke,sudah diputuskan ke Singapura.tapi bagaimana ??, duh pertanyaan lain muncul setelah jawaban atas pertanyaan yang sebelumnya dijawab. Hal pertama yang saya lakukan adalah menentukan kapan waktu saya akan ke singapura,setelah melihat kalender saya mengambil tanggal merah di bulan Mei 2012.oke semua sudah siap, selanjutnya saya mencari tempat mana saja yang saya akan datangi. Setelah semuanya selesai maka sayapun mencari tiket pesawat.

Saya merasa sangat putus asa karena melihat harga tiket pulang pergi  semua maskapai dalam negeri yang harganya sangat mencekik pada tanggal yang saya pilih, ya mungkin karena libur panjang dan pasti semua maskapai sudah memprediksinya.saya mulai kehilangan arah, haruskah saya mengganti tujuan liburan, haruskah saya menuju tempat wisata di pulau jawa dan memilih kereta sebagai pilihan transportasi yang lebih murah. Ya sudahlah,mungkin singapura masih terlalu mahal untuk saya. Sayapun tetap berdoa dan berharap suatu saat nanti keinginan saya dapet tercapai.

Setelah beberapa hari bingung apakah masih harus jalan-jalan untuk menyegarkan jiwa saya, Sebuah iklan di televisi merubah semuanya.iklan itu adalah Air Asia, langsung saja saya membuka laptop dan membuka situs www.airasia.com  , ternyata harga yang ditawarkan untuk ke Singapura setengah harga dari semua maskapai dalam negeri. Saya senang bukan kepalang, tanpa pikir panjang langsung saja saya pesan tiketnya.wah, perasaan saat itu langsung campur aduk, terharu, senang, semangat semua bercampur. Tidak saya sangka-sangka tuhan menjawab doa saya dengan cara yang mudah dan mempertemukan saya dengan maskapai berbiaya murah yang satu ini.

Seiring berjalannya waktu, saya mulai mencari apakah Air Asia maskapai yang baik atau tidak, sempat terbesit sedikit keraguan melihat sebuah berita lama yang kurang mengenakkan mengenai Air Asia, yaitu pihak Air Asia membatalkan jadwal penerbangan dan pengembalian tiket yang lama. waduh, bagaimana jika hal yang tidak diinginkan itu terjadi, saya kembali berdoa mudah-mudahan semua rencana akan baik-baik saja. Keraguan saya terjawab dengan baik, Air Asia terus berbenah dan tidak ada lagi berita miring yang saya baca dan dengar, keraguan sayapun hilang mendengar Air Asia menjadi maskapai berbiaya rendah terbaik dari tahun 2009.

1st tiket to Singapore

 Singkat cerita, berangkatlah saya ke singapura dan menemukan sebuah kegemaran baru yang benar-benar menggairahkan. Perjalanan keluar negeri saya yang kedua yaitu ke Kuala Lumpur juga berkat  harga promo yang diberikan Air Asia, mana ada di maskapai lain harga tiket Rp. 219.000 sudah termasuk biaya bahan bakar untuk terbang ke luar negeri. Nanti maret 2015 saya pun akan berangkat ke penang untuk mengisi kembali jiwa saya dengan petualangan berkat tiket Promo Rp. 0 yang saya dapatkan dari Air Asia.  Terima kasih Air Asia, jika bukan karena promo yang diberikan, mungkin saya tidak akan pernah menemukan gairah hidup saya ini.

second time abroad to KL dengan tiket super murah








0 Rupiah !! untuk kursi
Tulisan ini saya ikut sertakan dalam Lomba Blog Air Asia






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Babymoon Jepang Day 3 part 2 : Lautan Cendol di Osaka

kenapa malah kayak banci keciduk -_- Setelah seharian main di universal studio Japan . Saya dan bu istri menjelajah Osaka di malam hari. Sebelum menuju hotel, tepat di depan pintu masuk universal studio ada semacam mal kecil yang bernama Universal Citywalk Osaka. di “mal” tersebut banyak toko-toko souvenir dan highlight-nya adalah takoyaki museum. Walaupun disebut musem, tetapi ini adalah deretan toko penjual takoyaki, Osaka memang terkenal akan takoyakinya. Walaupun banyak pelayannya, untuk membeli menu disini harus memakai mesin vending. Yang sangat unik penjual tiap toko berteriak-teriak untuk menarik pembeli, tetapi tidak ada tarik menarik seperti di terminal, semuanya sangat ramah dan tersenyum kepada tiap orang yang lewat. Saya dan bu istri cap cip cup saja memilih mana toko yang akan kami masuki. Masuk ke salah satu toko semua pelayan tidak bisa berbahasa inggris, walaupun begitu tersedia menu dalam bahasa inggris. Kami membeli satu paket takoyaki seharga 600 yen, tanpa disangka...

Babymoon Jepang Day 4 : Jatuh Cinta di Kyoto

Near Togetsukyo Bridge Saya jatuh cinta. bukan, bukan dengan cewe-cewe jepangnya, tapi jatuh cinta dengan keindahan Kyoto. Kata orang yang sudah pernah ke kyoto, pemandangan disini Juara!!!, suasana kota Jepang tempo dulu, alam yang indah dan suasana yang tenang ada semua dalam kota ini.  Kyoto adalah ibukota Jepang yang biasa disebut Edo sebelum pindah ke Tokyo pada tahun 1800an. Sayangnya saya hanya mengunjunginya 1 hari saja saat babymoon tahun 2016. Dan saya menyesal tidak menginap di kota ini. Mudah-mudahan next trip ke Jepang saya bisa menjelajahi kota ini lebih lama dan lebih dalam. DRAMA SEBELUM BERANGKAT Setelah seharian main di Universal Studio Osaka dan jadi cendol manusia malam sebelumnya, saya kecapekan dan terserang flu, badan saya agak hangat dan pilek saat bangun pagi-pagi sekali.  Untungnya saya pergi bersama dokter, setelah minum obat saya memutuskan kembali tidur dan bangun agak siang, sekitar jam 9. sekalian mengistirahatkan bu istri yang juga sedang ham...

Babymoon Jepang : Episode 1 (Tokyo day 1)

Setelah kira-kira 6,5 Jam perjalanan, yang mana adalah durasi terlama gw selama naik pesawat, sekitar jam 22.30 akhirnya gw sampai di Haneda, gw exited banget, foto sana sini, walaupun diluar gelap dan yang kefoto cuma city view yang sama kayak Jakarta. Antrian imigrasi di Jepang panjang dan mengular, tapi petugasnya sigap banget. Ternyata mereka lagi menerapkan system imigrasi baru, jadi ya pas antri gw dikasih form survey gitu, tapi gw Cuma harus ngasih form itu ke petugas di meja imigrasi. 15 menit kemudian gw udah resmi masuk jepang, negeri impian gw sedari kecil, tugas selanjutnya yaitu mencari spot tidur (untuk spot-spot yang bisa dipake tidur baca disini ) Gw dan bu istri belum bisa tidur walaupun waktu udah menunjukkan jam 12 malam, selain karena udah banyak tidur di pesawat juga karena Jepang lebih cepet 2 jam dari Indonesia, jadi jam biologis tidur gw belom menyesuaikan dengan jepang. Tapi setelah merem-merem dikit dan terlentang di bangku bandara yang empuk, gw akhirnya pule...